TIPS FOR TAKING GREAT FOOD PHOTOS BY CAPTAINRUBY

Ratatouille Goes Berries by Genji Pie Shoppe. Salah satu foto makanan terbaik yang aku jepret, tapi abia itu jarang foto makanan lagi yang serius --"
Awalnya, aku membuat blog ini adalah khusus untuk ulasan restoran dan makanan saja. Tapi akhirnya, malah jarang di-update. Selain karena malas, aku merasa hasil jepretan makananku tidak kian membaik.

Mungkin karena aku belum tahu bagaimana cara mendapatkan foto makanan yang bagus, bahkan hanya dengan ponsel saja. Hari Minggu lalu (2/10), akhirnya aku mendapatkan tips berharga dari Fellexandro Ruby, yang disampaikannya dalam acara #JeniusWay to be Food Blogger di Atrium Senayan City.

Ruby adalah seorang blogger yang memiliki situs web Wanderbites.com dan juga merupakan content partner Vidio.com. Sebelum menjajaki ranah food blogging dan food photographer, ia bekerja di bidang penjualan alat berat.


Ruby memberikan tips-tips ciamik bagaimana mengambil foto makanan sekaligus menghasilkan foto dengan engagement tinggi di media sosial, terutama Instagram.

Berteman dengan jendela

Di dunia fotografi, terdapat alat bantu lampu yang dikenal sebagai flash. Namun, cahaya flash sama sekali tidak bisa menggantikan cahaya matahari. Yang jelas, cahaya terbaik itu cahaya matahari, deh! Makanya, kalau teman-teman makan di restoran dan hendak mengambil foto makanannya, carilah spot yang didatangi cahaya matahari alias: jendela.

Satu kutipan dari Ruby adalah, “Shot your lunch, eat your dinner.” Saat makan siang pastinya masih terang dan untuk mengambil foto hasilnya lebih baik. Sedangkan makan malam, sudah tidak ada cahaya matahari, gelap, dan sulit. Jadi kalau makan malam, ya sudah lah, menyerah lah, makan saja tuh makanannya!

Tentunya kalau kameranya bagus ya bisa-bisa saja sih menghasilkan foto makanan yang baik saat malam hari. Tapi pasti lebih baik kalau dijepret siang hari.

Perhatikan arah cahaya

Meskipun sudah disinari cahaya matahari atau ada flash, jangan lupa perhatikan arah cahaya. Kata Ruby, rumusnya adalah KKB, alias Kiri-Kanan-Belakang. Apabila mengambil foto makanan dengan arah pencahayaan dari depan maka hasilnya kurang memuaskan.

Rajin Selfie

Di acara #JeniusWay, kami diminta Ruby untuk selfie, lho. Lho, apa hubungannya selfie dengan food photography? Ya, kalau kita sering selfie, kita akan tahu bagaimana angle terbaik kita. Seperti halnya saat foto-foto makanan, jadi kita makin tahu bagaimana angle yang terbaik.

Angle umum saat foto makanan adalah topshot, itu lho yang difoto dari atas. Tapi itu pun tergantung makanannya. Misalnya, seperti burger atau kue, angle 45° akan menunjukkan detilnya yang terlihat dari samping.

Tips lain apabila memotret menggunakan ponsel, antara lain, harus rajin membersihkan lensa, jangan di-zoom, di-crop saja, dan jangan lupa, atur fokus pada objeknya.

Jadi gimana, mari kita praktikkan!

TENTANG JENIUS

Di awal aku menyebut event Jenius, apa sih Jenius itu?

Jenius merupakan aplikasi inovatif dari Bank BTPN yang dirancang untuk mengatur life finance.  Di aplikasi ini, kamu bisa mentransfer uang (Send It), menagih utang temanmu (Pay Me), membagi tagihan makanan (Split Bill), dan menabung dengan perencanaan (Dream Saver. Kamu bisa membuat rekening Jenius melalui ponsel pintarmu dari mana saja. 

Yang unik di aplikasi Jenius adalah penggunaan cashtag. Jadi kalau mau kirim uang, tidak perlu tahu nomor rekeningnya, tinggal masukkan cashtag-nya.


Cashtag-ku sama seperti username Instagram dan Twitter-ku: @u__n__a__. Cuma mau kasih tahu aja sih. #kode

Main Blog: http://www.sittirasuna.com
Instagram: @u__n__a__
Facebook: Una Vida Escrita de la Una
Twitter: @u__n__a__
LINE@: @jqr0626c

8 comments:

  1. aku gak usah disuruh rajin selfie udah rajin mba una, hehehe.. btw tipsnya mantep2 yah, applicable banget..

    ReplyDelete
  2. perhatikan arah cahaya, noted ah. kadang suka buru2 ambil gambar. ga gitu merhatiin cahaya. wekeke

    ReplyDelete
  3. Jadi yang di foto2 itu hanya makan siang yaaa, kalo makan malam langsung hajar aja hehehe

    ReplyDelete