Walk-through: Aplikasi MyJNE dan Menu MyCOD

Setiap bulan, pasti ada aja barang yang dikirim. Dan paling sering, aku mengirim paket atau dokumen dengan JNE, karena agennya berlokasi paling dekat dari rumah. Kalau pas mbak JNE-nya lagi nginputin data pengirim dan penerima, aku selalu merhatiin. Sampai beberapa bulan lalu, ada yang berbeda...

Kalau memasukkan nomor hape di data penerima, data lainnya, seperti nama dan alamat pengirim, langsung otomatis keluar! Mbaknya nggak perlu masukin satu per satu, nama dan alamatku. Wihhh makin praktis! Oh, teknologi.

♥♥♥

Rambutnya Mbak-Mbak JNE nampang dikit.

Canggihnya JNE pun nggak cuma sebatas input nomor hape, dan tadaaa~ data lengkap pengirim keluar. Sekarang JNE punya aplikasi yang bisa diinstal di perangkat Android: MyJNE. Di aplikasi yang diluncurkan awal tahun 2016 ini, ada beberapa hal yang bisa para pengguna lakukan, yaitu:
★ Cek status pengiriman
★ Cek tarif ongkos kirim berdasarkan kota asal dan tujuan, berat, dan dimensi paket.
★ Cek lokasi JNE terdekat
★ Menu MyCOD!

Kalau kamu belum instal MyJNE, tonton screenshot videoku deh. Aku ajak teman-teman buat jalan-jalan menelusuri MyJNE.



Revolusi Lain dari MyJNE: MyCOD

Di dalam aplikasi MyJNE, disebut-sebut bahwa fitur utamanya adalah MyCOD. Buat yang suka melakukan transaksi jual beli online, COD ini bukan Cash on Delivery lho ya, melainkan Cash On Digital. Jadi, dengan fitur ini pengguna dapat menggunakan rekening virtual untuk bertransaksi online.

How MyCOD Works?

❤ Pembeli menentukan jenis barang yang ingin dibeli dan menginformasikan kepada penjual.
❤ Penjual mengisi form Create Order seperti di bawah ini:


❤ MyCOD akan memproses order dan akan mengirimkan invoice kepada pembeli.
❤ Pembeli menerima invoice melalui aplikasi MyJNE, SMS, atau e-mail dan melakukan pembayaran.
❤ Setelah MyCOD mengkonfirmasi pembayaran, penjual mengirim barang.
❤ Pembeli akan menerima barang dan penjual menerima uang pembayaran yang akan masuk ke MyCOD Wallet. Penjual dapat mentransfer saldo MyCOD Wallet ke rekening yang telah diinput ke aplikasi.

Awalnya aku mikir, rempong banget ya, apa coba bedanya sama transfer biasa aja langsung ke rekening bank penjual ya kan? Tapi, setelah mempelajari MyCOD, dengan menggunakan fitur ini, transaksi AMAN deh. Nggak ada tuh istilah uang terkirim ke penjual online/online shop yang bandel. Lagian, sebagai pembeli, kita bisa nge-track di aplikasi MyJNE. Nggak perlu nunggu si penjual mengirimkan tracking code!

Aplikasi MyJNE ini cuma satu dari tujuh inovasi baru yang dilakukan JNE mulai awal tahun ini. Ada enam lainnya, yaitu: JNE Popbox, @BoxPrepaid, Promo JNE Super Speed, JNE International Shipment, Layanan CD Music, dan JNE Trucking. Kamu sudah coba yang mana?


Belajar Digital Marketing dan Mengelola Konten di #KopdarCNI

"The strength of work automatically creates opportunities." 
♫ Ani Berta ♫

Dua minggu lalu, tiba-tiba mataku fokus ke arah sidebar sebelah kiri page Facebook untuk blogku. Di sana tertera informasi bahwa aku bisa mem-boost postinganku di page hingga terjangkau oleh dua ribuan orang hanya dengan 13000 perak. Hanya sedikit lebih mahal dari ongkos ojek online maksimal 10 kilometer. Meski murah, tapi mikir-mikir lagi, hmmm, emang konten di postingan page-ku se-oke apa sampai pede banget diiklanin? Lagian aku juga nggak jualan barang?

Eh kok ya minggu depannya, tentang Facebook Ads dibahas di acara yang aku datangi. Hurray!

❤❤❤

Hadiah untuk #KopdarCNI. Up Green Tea, Hot Chocolate, produk dari CNI dan Power Bank.

Bertempat di Burger King Plaza Festival, dilaksanakan sebuah acara sharing mengenai digital marketing bersama Gerai CNI yang dibawakan oleh Niko Riansyah, pengelola social media Gerai CNI, dan Ani Berta, blogger yang udah take blog to next level banget. Materi pertama dibawakan oleh Niko Riansyah mengenai pemasaran digital apa saja yang sudah dilakukan oleh Gerai CNI dan selanjutnya oleh Ani Berta yang menjelaskan bagaimana cara mengelola dan memproduksi konten, terutama untuk blog.

Digital Marketing bersama Niko Riansyah

Setelah sedikit mengintip (baca: stalking) akun Facebook-nya, Niko Riansyah ini masih muda belia. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang perhotelan dan sempat bekerja di bidang yang sama, namun akhirnya belajar otodidak mengenai pemasaran digital dan terjerumus ke dunia ke-social media-an. Kini, ia bertanggung jawab mengelola situs web dan social media milik Gerai CNI.

Niko Riansyah (kiri) dan Gusti Syailendra, Internet Marketing Development geraicni.com

Dalam meningkatkan reach Gerai CNI, Niko menggunakan beberapa sarana pemasaran digital seperti Facebook, Instagram, Twitter, Instagram, Youtube, Google+, dan MailChimp. Lebih detilnya, Gerai CNI juga melancarkan promosinya melalui fitur Boost Post di Facebook dan Google Display Networks di Google. Tentunya, 'pasang iklan' Gerai CNI juga tak sembarangan pasang iklan. Niko dengan lihat mengatur waktu promosi.

Contohnya, pemasangan iklan berdasarkan keywords di Google dilakukan pada pukul 10.00-14.00 hari kerja. Alasannya, pada jam itulah para pekerja penat di kantor dan melakukan belanja atau sekadar browsing via Google. Sementara itu, pada akhir pekan, orang-orang cenderung santai-santai dan membuka social media. Saat itu lah, iklan di Facebook akan lebih maksimum.

Untuk pemasangan iklan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Meskipun Gerai CNI menjual produk, Niko berusaha untuk tidak terlalu hard selling. Seperti kata Niko, 'don't hard sell, tell stories well.' Penyusunan materi promosi secara garis besar terdiri dari tiga tahap: Generate idea, Creative visual. Ready to publish!

Gara-gara mendengar sharing dari Niko, aku pun jadi fix ingin mencoba Facebook Ads untuk page blog-ku. Ambil yang nggak terlalu mahal, buat coba-coba, o((*^▽^*))o Nggak ada salahnya yha kan, buat nambah readership #sokiye.

Mengelola dan Produksi Konten by Ani Berta

Di akhir acara, Ani Berta membagikan satu tas yang didapatnya dari acara ASEAN Work-Life Balance Conference. Pemenangnya dipilih dari empat kontestan yang ditanya oleh Ani Berta, apa yang didapat dari acara ini dan apa yang akan dilakukan sepulangnya dari sini. Elisa Koraag, blogger berlatar belakang jurnalis, berkata bahwa dalam acara ini ia mendapatkan semangat berbagi Ani Berta yang tidak pernah berhenti berkobar (kayak api yha kan (*^▽^*) )

Ya, memang begitu sosok Ani Berta, ia tidak pelit untuk membagikan pengalamannya. Ia yakin berbagi tak akan mengurangi, namun menambah banyak.


Terkadang, susah sekali rasanya memulai menulis karena nggak tahu mau menulis apa. Padahal sebenarnya sumber konten bagaikan udara, ada di mana-mana. Di #KopdarCNI, Ani menjelaskan bagaimana menghasilkan konten dan mengelolanya. Sumber konten terbagi menjadi tiga, 1) Berbagi informasi, seperti cara membuat NPWP, tips menata rumah, bahkan sesepele menulis jalur bus umum yang bisa digunakan, 2) Berbagi edukasi, misalnya menulis sesuai dengan latar belakang pendidikan, dan 3) Berbagi opini.

Sebaiknya, kita memiliki catatan apa saja yang hendak ditulis dan sudah semestinya tertib update blog supaya tidak ada PR yang menumpuk dan semua dikejar menjelang deadline. Selanjutnya, konten yang sudah di-publish hendaknya disebar di social media. Konten yang ciamik ditambah share yang tepat sasaran akan membuka peluang lho, baik mendapat job menulis sampai tawaran jadi pembicara.

Harus makin rajin ya! *ngomong sama diri sendiri*

❤❤❤

Ada yang pernah mengkonsumsi produk CNI? Dulu jaman SMP, aku konsumsi produk CNI-Sun Chlorella. Sedangkan sekarang, beberapa kali aku minum Up Hot Chocolate-nya CNI. Sekarang, kalau teman-teman butuh produk CNI, nggak susah lagi, karena tinggal cusss ke webnya Gerai CNI (geraicni.com).


Ini dia tampilan home situs web Gerai CNI.

Untuk belanja di Gerai CNI, sangat praktis dan mudah. Teman-teman hanya tinggal browse produk CNI yang ingin dibeli, lalu klik BELI. Produk yang teman pilih bakal masuk ke Keranjang Belanja (Cart). Apabila sudah selesai memilih produk, lalu klik CHECKOUT



Akan muncul kolom sign in yang harus di isi. Kemudian terdapat isian informasi alamat pengiriman. Pembayaran dapat dilakukan dengan BCA, Mandiri, dan kartu kredit berlogo Visa dan Mastercard. Setelah pembayaran terkonfirmasi, tunggu barang yang teman pesan sampai di depan rumah! Yeay! Teman-teman bisa juga loh daftar afiliasinya. Bakal dapat poin kalau ada transaksi dari referral-mu~! (*^▽^*)

How To Make 30dayspics Video

Remember #2015bestnine last year? Its developer team just released 30dayspics, where we can create video collage of our last month posts on Instagram. When I received press release from 30dayspics team, I learned that the developer is Japan's start-up, Lip. Inc, with the CEO Yusuke Matsumura and Vice President Mai Sekiguchi.

去年の#2015bestnine覚えてる?同じデブロッパーは30dayspicsリリーズしました!30dayspicsで私たちの先月のインスタの写真でビデオコラージューを作れます。デブロッパーは中国とかアメリカの会社だと思っていましたが、日本のスタートアップのLip. Inc です。知らなかった。社長は松村ゆうすけで副社長は関口まいです。

I read Yusuke-san's LinkedIn... very impressive! Sugoi~

ゆすけさんのLinkedInを読むと、素晴らしい方だと思います。立派な社長だ!

How To Use 30dayspics?

2. Enter Instagram ID in the blank box 'Your favorite Instagram ID'
3. Click Get Your Favorite Instagram ID
4. and voilaaa! Enter your e-mail and your video will be sent to your address.
5. Or you can share via Facebook of Twitter

Here's my cats' [@foxy.cat] Instagram 30dayspics video:


#30dayspics 楽しんで〜!
Follow my main Instagram: @u__n__a__

(๑ↀᆺↀ๑)✧