Maksimalkan #MyQualityMinutes dengan NESCAFÉ Dolce Gusto

Saya selalu girang kalau menginap di hotel bagus. Yaaa, maklum jarang dan emang dasar sayanya ndeso. Tapi, dua tahun lalu, saat menginap di Marina Mandarin, Singapura, saya lebih girang lagi. Hanya gara-gara sebuah ‘mesin kopi’.

Di atas meja ada kotak kayu yang di dalamnya terdapat barisan kapsul setengah bola yang dari nama-namanya saya tebak adalah kopi. Yang saya ingat ada Lungo, Espresso Intenso, Grande Intenso, dan Café Au Lait. Di kemasan kapsul terdapat ikon menyerupai sinyal, yang saya tebak adalah tingkat kafein dari jenis-jenis kopinya.

Awalnya saya bingung cara memakainya, ternyata hanya tinggal dimasukkan ke wadah kapsul dalam mesin tersebut, lalu kemudian ditutup, di ‘play’ deh. Setelah itu, saya beberapa kali melihat ‘mesin kopi’ bernama NESCAFÉ Dolce Gusto ini di kantor-kantor yang saya ‘hinggapi’ dan di store NESCAFÉ Dolce Gusto, Lotte Shopping Avenue. Tapi ya lihat saja, nggak pernah mencoba.

Sampai akhirnya, saat perayaan dua tahun NESCAFÉ Dolce Gusto Indonesia di Senayan City, saya mampir ke pop up café NESCAFÉ Dolce Gusto bersama beberapa blogger, dan mencoba lagi menggunakan mesin NESCAFÉ Dolce Gusto.

Mas Adi W. Taroepratjeka, seorang konsultan F&B yang merupakan pengguna setia NESCAFÉ Dolce Gusto
Mas Adi @peminumkopi menjelaskan banyak mengenai NESCAFÉ Dolce Gusto. Rupanya, yang saya kira NESCAFÉ Dolce Gusto ini adalah mesin kopi, ternyata bukan. Melainkan Multi Beverage Machine, karena tak hanya kopi yang mampu dibuat oleh mesin NESCAFÉ Dolce Gusto, namun juga Milo, Nestea Peach, dan bahkan kita juga bisa berkreasi, membuat resep minuman baru, dengan mesin tersebut.


Latte Art pun dapat dilakukan dengan menggunakan kopi dan susu yang di-steam menggunakan mesin NESCAFÉ Dolce Gusto.

Kata ‘Dolce Gusto’ merupakan bahasa Italia yang berarti manis serta nikmat dan berkepribadian baik. Ini mencerminkan bahwa mesin NESCAFÉ Dolce Gusto adalah mesin yang ‘baik’ yang mampu membuat minuman berkualitas.

NESCAFÉ Dolce Gusto berbeda dengan mesin kopi yang terdapat di restoran atau kafe-kafe. Selain menggunakan sistem kapsul, NESCAFÉ Dolce Gusto membutuhkan waktu yang sedikit untuk menghasilkan minuman. Kata Mas Adi, mesin di restoran membutuhkan waktu 30 menit untuk ‘memanaskan’ mesin, sedangkan NESCAFÉ Dolce Gusto memiliki sistem Thermo Block yang dapat menyalakan mesin kurang dari 30 detik. Untuk membuat minuman, kurang dari satu menit yang dibutuhkan.

Kapsul NESCAFÉ Dolce Gusto.
Untuk kapsulnya, di Indonesia terdapat 13 varian, antara lain: Cappucino, Café au Lait, Nestea Green Tea, MILO, dan Chococinno. Jika ingin membuat minuman Cappucino, Café au Lait, atau Latte Machiato, dibutuhkan dua kapsul, yaitu kapsul kopi dan susu-nya. Di kemasan kapsul, terdapat gambar menyerupai sinyal yang ternyata adalah ukuran air yang bisa disetel di mesin NESCAFÉ Dolce Gusto. Bukan seperti tebakan saya dulu, yang saya kira adalah kekuatan’ kafein kopinya, hehehe.

NESCAFÉ Dolce Gusto Circolo.
NESCAFÉ Dolce Gusto dengan desain limited edition.

NESCAFÉ Dolce Gusto Mini Me.
Di Indonesia, ada tiga tipe NESCAFÉ Dolce Gusto yang ditawarkan, yang pertama adalah Circolo, bentuknya lingkaran elegan, dan memiliki kapasitas air 1,3 liter. Kemudian adalah Genio 2, yang memiliki kapasitas air 1 liter. Yang paling kecil adalah Mini Me, bentuknya mirip Genio 2, dan memiliki kapasitas air 800 ml.

Cara menggunakan mesin NESCAFÉ Dolce Gusto sangatlah mudah. Langkahnya dirangkum dalam empat tahap, yakni: pop, lock, switch, dan brew. Saya sempat mencoba untuk membuat kopi Lungo. Kopi Lungo ini mirip Espresso, hanya saja air yang digunakan lebih banyak. Tak butuh lama untuk membuat kopi dan yang saya rasakan adalah gembira. I don’t know, tapi menggunakan mesin itu sangat fun.

Dengan mudahnya menggunakan NESCAFÉ Dolce Gusto, mesin ini sangat ramah bagi siapapun, bahkan untuk anak-anak. Mas Adi bercerita bahwa anaknya senang membuatkan minuman untuk tamu menggunakan NESCAFÉ Dolce Gusto.

Kopinya bisa dibuat layering. Cantik ya?
Terbayang, dengan NESCAFÉ Dolce Gusto, pengguna akan menikmati #MyQualityMinutes dengan lebih maksimal. Ada tiga aspek #MyQualityMinutes yang diusung:

1. Quality time in no cup
2. Quality in every cup
3. Quality in every design

Tapi apakah benar?

Quality time in no cup? Tentu saja, dengan kapsul pintarnya, tak sampai satu menit, kita sudah bisa menikmati minuman buatan NESCAFÉ Dolce Gusto.

Quality in every cup? Well, saya suka kopi tapi bukan pecinta sejati kopi. Saya nggak tahu banyak mengenai beda kopi yang instan dan ‘betulan’. Saya pun bertanya kepada salah satu teman blogger, Fitri Rosdiani, yang saya tahu dia gemar sekali kopi hitam. Menurutnya, kopi Espresso maupun Lungo buatan NESCAFÉ Dolce Gusto baunya sangat enak, mirip dengan kopi yang di-brew dengan mesin yang mahal. Kopi yang digunakan pada kapsul NESCAFÉ Dolce Gusto pun terbuat dari kopi terbaik dunia.

Quality in every design? Jelas sekali, mesin NESCAFÉ Dolce Gusto memiliki desain yang sangat stylish. Jadi ditaruh di rumah pun enak dipandang. Bahkan tahun ini NESCAFÉ Dolce Gusto memiliki dua desain terbaru edisi terbatas yaitu Genio Billy the Artist yang didesain oleh seniman graffiti New York dan Genio MINI yang dirancang bekerjasama dengan merek mobil MINI.

Siapa yang nggak kepengen punya NESCAFÉ Dolce Gusto?

Bersama teman-teman blogger. Gue kayak tenggelam minta tolong gitu =))
Akhir kata…

Selamat ulang tahun yang kedua buat NESCAFÉ Dolce Gusto di Indonesia. Semoga makin luas penetrasinya di kota-kota di Indonesia yahhh… Kapsulnya juga banyakin jenisnya yah! *rikues*

Pernah coba mesin NESCAFÉ Dolce Gusto, teman-teman?

Twitter: @DolceGustoID
Instagram: DolceGustoID

5 comments:

  1. Kapsulnya lucu banget, aku belum pernav nyobain una. Alatnya boleh juga kalau ada yg mau ngasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak lucuuu... jadi pengen... aku juga mau kalau itu :P

      Delete
  2. Untuk pecinta kopi, this machine will be such a great help! Desainnya lucu-lucu. ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, because it's very easy to use it...

      Delete
  3. baru bacaaa..kepengen dehhhh unn...

    ReplyDelete