Mini Lasagna with LOCK&LOCK

Hari ini bangun-bangun, pergi ke dapur, dan... aku mendengar suara timer kompor menyala. Pas kulihat ada dua glass tableware-nya LOCK&LOCK nangkring di oven. Mamaku bikin lasagna ternyata. Biasanya, jarang-jarang mama bikin lasagna atau schotel pakai glass tableware kecil. Tapi kali ini kata mbakku, "Biar kamu sama Aziz (adekku) nggak rebutan." =)) Adekku ini sekolahnya di Jogja tapi lagi liburan di rumah.

Nggak lama, timer-nya berbunyi dan tadaaaa... my mom's lasagna! Mamaku nih kalau masak kadang-kadang tidak mempedulikan estetika... tapi kalau makan masakannya (menurutku pastinya) bawaannya pengen nambah lagi, dan nggak berasa-berasa kenyangnya. Makanya nih, lasagnanya nggak fotogenik kan, hahaha.

Nggak fotogenik blas =)) Mana lasagnanya tinggal sisa dikit jadi nggak rapi layernya =))
Alat dan bahan:

❤ Lasagna
❤ Daging sapi cacah
❤ Tomat segar, dicacah.
❤ Pasta tomat kaleng
Keju Mczzarella
Keju Cheddar
❤ Bawang bombay
❤ Bawang putih
❤ Oregano
❤ Rosemary
❤ Minyak zaitun
❤ LOCK&LOCK Oven Glass

Takarannya? Sekira-kiranya! HAHAHA.

Caranya: 

1. Panaskan wajan, tumis menggunakan minyak zaitun, bawang bombay dan bawang putih.
2. Kemudian masukkan daging, aduk hingga warna berubah. Lalu masukkan pasta tomat dan tomat segar yang sudah dipotong kecil-kecil. Aduk hingga kematangannya pas.
3. Bubuhkan oregano dan rosemary untuk penambah rasa dan aroma.
4. Siapkan LOCK&LOCK Oven Glass, lumuri minyak zaitun supaya tidak lengket.
5. Buat lapisan dengan lasagna, lalu olahan daging cacah, mozzarella, kemudian lasagna lagi, bebas mau bagaimana lapisannya. Yang paling atas, diberi parutan keju cheddar.
6. Masukkan dalam oven, panggang sekitar 45 menit.

Kenapa pakai LOCK&LOCK?

LOCK&LOCK ini memakai heat-resistant (borosilicate) glass yang diproduksi dengan teknologi khusus. Borosilicate glass ini dibuat dengan suhu 1500 derajat celcius yang menjadikannya berbeda dan tahan panas. Heat-resistant glass ini beda loh sama kaca biasa.


Sering kan lihat kaca sebagai 'bahan' di kamar mandi, rumah-rumah, atau gedung? Nah itu kaca biasa (tempered glass) Gelas, piring di rumah juga biasanya kaca biasa. Pernah ngga sih lihat benda rumah tangga yang berasal dari kaca tiba-tiba pecah krompyang gara-gara menampung suhu yang ekstrem? Aku pernah! Waktu itu aku makan di salah satu warung yang lumayan hip di Jogja. Aku membeli minuman dingin. Abis di-serve di mejaku, bahkan aku belum pegang, langsung pecah gitu aja loh =)) Waktu itu aku terkesima, hahaha.

Rupanya, pecah itu karena kemungkinan suhunya yang sangat dingin, kacanya tidak kuat jadi pecah begitu saja. Nah, ini salah satu ciri tempered glass. Nggak kuat sama njomplangnya suhu. Sering juga kan kasus-kasus oven glass tiba-tiba meledak?


Kalau LOCK&LOCK, bahan kacanya aman dan mampu bertahan dengan suhu lebih dari 400 derajat celsius. Misalnya pun suhu lebih dari itu atau mendadak ditaruh di tempat yang dingin (meja dapur yang basah, misalnya), kacanya tidak tahan, LOCK&LOCK tidak akan ada tuh namanya pecah atau meledak dengan sendirinya. Jadi bakal lebih aman pastinya dan tidak usah khawatir.

LOCK&LOCK selain aman untuk penggunaan microwave dan oven, juga aman dicuci menggunakan dishwasher. Dalam jangka waktu agak lama pun, akan tetap bening, tidak cepat berwarna butek seperti tempered glass pada umumnya.

Praktisnya lagi, Oven Glass milik LOCK&LOCK dilengkapi dengan tutupnya. Misalnya mau hangatin makanan pakai microwave atau bikin sesuatu dan mau dibawa, jadi praktis. Apalagi Oven Glass-nya lebih ringan daripada tempered glass biasa, jadi bawa makanan pakai Oven Glass LOCK&LOCK enggak berat-beratin pundak =))

Bisa buat sangu pergi.
Pakai produk LOCK&LOCK juga?

Follow me on:

Cipika, Pasar Online Produk UKM Indonesia

Beberapa hari yang lalu ada Hari Belanja Online Nasional kan ya? Yang di mana-mana menawarkan potongan harga yang menarik. Pada belanja via Online Shop/Merchant nggak?

Aku sih enggak. Meski setiap hari internetan, aku hampir tidak pernah belanja di toko-toko online. Sepertinya yang aku beli hanya tiket (mungkin itu tidak dihitung) dan tongsis. Pernah juga beli barang lain, tapi karena pakai voucher. *pelit* Tapi bukan berarti irit sih, jarang belanja tapi sering jajan makan di luar. Sama aja borosnya, hahaha.

Biasanya aku buka-buka situs online shop buat survei harga aja atau lihat-lihat apa yang menarik. Kemarin juga aku mengakses situs e-commerce yang lumayan baru, namanya Cipika. Dan Cipika bikin aku masukin barang ke troli belanja. Huft! Cipika ini merupakan situs layanan e-commerce yang dibuat oleh Dunia Digital Indosat, memasarkan berbagai produk karya UKM-UKM Indonesia. Fokus produk yang dijual di Cipika adalah kuliner, fashion, dan kerajinan tangan.

www.cipika.co.id
Sambel Bu Rudy?
Keripik Ma Icih?
Bolu Meranti Medan?
Bakpia Kurnia Sari Jogja?

Ada di Cipika semua. Keuntungan membeli di Cipika ini kalau sepulau Jawa, free ongkir, kalau di luar Pulau Jawa diskon 40% ongkirnya. Membelinya pun mudah. Tinggal sign up, bisa pakai e-mail atau kalau mau lebih mudah langsung Connect To Facebook, isi data. Kemudian pilih produk yang ingin kamu beli dan otomatis masuk ke troli belanja. Klik troli belanja, isi data alamat, dan lain-lain, kemudian bayar deh! Saat ini pembayaran di Cipika melayani dengan lima cara: Bank Transfer Permata, Mandiri, BCA, DompetKu, dan Mandiri Clickpay.

Dua fokus lain, fashion dan kerajinan tangan, aku belum melihatnya. Mungkin Cipika yang baru ini terus membenahi diri dan dalam proses perkembangan. Ditunggu ya Cipika!

Sementara itu... dua hari yang lalu aku membeli kopi dengan merek Exotico Coffee, tiga boks dengan varian kopi durian, kopi manggis, dan green coffee (kopinya tidak dipanggang-sangrai). Masih menunggu nih diriku, penasaran banget piye rasane kopi rasa itu =))

Follow me on: